Minggu lalu ulatahku yang ke 40an!
Aku turun sarapan dgn harapan istriku ingat dan mengucapkan dgn penuh mesra "selamat ultah ya suamiku"
waktu berlalu sama sekali istriku tidak mengucapkan sesuatu! ya itulah istriku!
Mungkin anak2ku ingat ultahpapanya.
Tapi ternyata anak2 datang ke meja untuk sarapan, mereka pun tidak berucap satu katapun.
akhirnya aku berangkat kerja dengan rasa sedih
Aku masuk ke ruanganku, sekertarisku Emi menyapaku "pagi,pak. selamat ulang tahun"
aku merasa sedikit terobati karena sekertarisku mengingat hari ultahku
Jam makan siang Emi mengetuk pintu ruanganku "apakah bapak tidak sadar bahwa hari ini begitu cerah, hari ultah bapak mari kita pergi lunch"
"wow itu ide yang baik, mari kita pergi lunch"
kami pun pergi makan siang berdua.
setelah lunch, Emi berkata "ini adalah hari yang indah kita tidak perlu kembali ke kantor kan pak?"
saya mengangguk
Lalu Emi mengajak saya mampir ke apartemennya, setibanya disana, dia berkata" pak, maaf tunggu sebentar, saya ke ruang tidur melepaskan sesuatu agar lebih nyaman"
"tentu saja" sahutku dengan gembira pikiranku negatif
Emi masuk kamar tidur. kira2 10 menit kemudian
emi keluar membawa kue ultah, diiringi istri dan anak2ku serta sejumlah rekan kerjaku sambil bernyanyi!
Aku duduk terpaku diatas sofa dengan terlanjur telanjang tanpa sehelai benagpun.
hahaha....
Home » Humor » Mengapa Aku Pecat sekertarisku
Rabu, 23 Februari 2011
Mengapa Aku Pecat sekertarisku
BACA JUGA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar